Haramnya Ghibah (Menggunjing)

Published by:

Allah ta’ala berfirman:

(يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ ۖ وَلَا تَجَسَّسُوا وَلَا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ بَعْضًا ۚ أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَحِيمٌ)

Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang. QS. Al-Hujurat 49: 12.

Ghibah adalah membicarakan orang lain mengenai suatu hal yang orang yang dibicarakan itu tidak suka kalau diketahui/dibicarakan oleh orang meskipun hal tersebut memang suatu kenyataan.

Keutamaan Berdoa

Published by:

Dari An Nu’man bin Basyir dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda:

الدُّعَاءُ هُوَ الْعِبَادَةُ ثُمَّ قَرَأَ
{ وَقَالَ رَبُّكُمْ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ }

“Doa adalah ibadah.” Kemudian beliau membaca ayat: Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina.” (QS. Ghafir 60). HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi. At-Tirmidzi berkata hadits ini hadits hasan shahih. Continue reading

Keutamaan dan Anjuran Dzikir

Published by:

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu beliau menuturkan; Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam bersabda:

َ كَلِمَتَانِ خَفِيفَتَانِ عَلَى اللِّسَانِ ثَقِيلَتَانِ فِي الْمِيزَانِ حَبِيبَتَانِ إِلَى الرَّحْمَنِ سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيمِ

“Ada dua kalimat yang ringan di lisan, berat di timbangan, dan disukai Ar-Rahman, Subhanallah wabihamdihi (Maha Suci Allah dan dengan memuji kepada-Nya) dan Subhaanallahil ‘azhiim (Maha Suci Allah Yang Maha Agung).” HR. Bukhari dan Muslim. Continue reading

​Keutamaan Sholawat Kepada Nabi

Published by:

عن عبد الله بن عمرو بن العاص، رضي الله عنهما: أنَّه سمع رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول: ((مَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلاةً، صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ بِهَا عَشْرًا)). رواه مسلم.

Dari ‘Abdullah bin ‘Amru bin al-‘Ash radhiyallahu ‘anhuma: bahwasanya beliau mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa yang membacakan satu sholawat untukku, maka dengannya Allah bersholawat kepadanya sepuluh kali”. HR. Muslim.

Makna sholawat kepada nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah meminta kepada Allah Ta’ala agar Dia memuji dan mengagungkan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam di dunia dan di akhirat, di dunia dengan memuliakan penyebutan (nama) beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, memenangkan agama dan mengokohkan syariat Islam yang beliau bawa. Dan di akhirat dengan melipatgandakan pahala kebaikan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, memudahkan syafa’at beliau kepada umatnya dan menampakkan keutamaan beliau pada hari kiamat di hadapan seluruh makhluk.

Keutamaan Do’a

Published by:

عَنْ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الدُّعَاءُ هُوَ الْعِبَادَةُ ثُمَّ قَرَأَ
وَقَالَ رَبُّكُمْ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ }

Dari An Nu’man bin Basyir dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda: “Doa adalah ibadah.” Kemudian beliau membaca ayat: Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina.” (QS. Ghafir 60). HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi. At-Tirmidzi berkata hadits ini hadits hasan shahih.

Qadhi Iyadh berkata, “Maksudnya, doa adalah ibadah hakiki yang membuatnya pantas disebut ibadah, karena doa itu menunjukkan sikap menghadap kepada Allah dan berpaling dari selain-Nya.”

Konsep ibadah dalam Islam itu mencakup setiap ketaatan, kerendahdirian, dan kepatuhan terhadap Allah. Tetapi, hal itu bukan berarti bahwa dengan berdoa saja sudah cukup tanpa memerlukan ibadah – ibadah fardhu seperti shalat, puasa, zakat, dan haji. Hadits ini hanya menjelaskan bahwa doa itu tercakup ke dalam ibadah dan menunjukkan ‘ubudiyyah (penghambaan) kepada Allah.

Keutamaan dan Anjuran Dzikir – Subhanallah Wa Bihamdihi

Published by:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَلِمَتَانِ خَفِيفَتَانِ عَلَى اللِّسَانِ ثَقِيلَتَانِ فِي الْمِيزَانِ حَبِيبَتَانِ إِلَى الرَّحْمَنِ سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيمِ

Dari Abu Hurairah menuturkan; Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam bersabda: “Ada dua kalimat yang ringan di lisan, berat di timbangan, dan disukai Arrahman, Subhanallah wabihamdihi (Maha Suci Allah dan dengan memuji kepada-Nya) dan Subhaanallahil ‘azhiim (Maha Suci Allah Yang Maha Agung).” HR. Bukhari dan Muslim.

Hadits ini menjelaskan anjuran untuk berdzikir kepada Allah dengan menyucikan-Nya, memuji-Nya, dan mengagungkannya. Dzikir – dzikir ini lebih baik daripada dunia karena ia termasuk amal – amal akhirat dan pahalanya tidak pernah habis dan terputus. Sementara dunia itu pasti lenyap.

Keutamaan Sholawat Kepada Nabi

Published by:

عن عبد الله بن عمرو بن العاص، رضي الله عنهما: أنَّه سمع رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول: ((مَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلاةً، صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ بِهَا عَشْرًا)). رواه مسلم

Dari ‘Abdullah bin ‘Amru bin al-‘Ash radhiyallahu ‘anhuma: bahwasanya beliau mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa yang membacakan satu sholawat untukku, maka dengannya Allah bersholawat kepadanya sepuluh kali”. HR. Muslim.

Makna sholawat kepada nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah meminta kepada Allah Ta’ala agar Dia memuji dan mengagungkan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam di dunia dan di akhirat, di dunia dengan memuliakan penyebutan (nama) beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, memenangkan agama dan mengokohkan syariat Islam yang beliau bawa. Dan di akhirat dengan melipatgandakan pahala kebaikan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, memudahkan syafa’at beliau kepada umatnya dan menampakkan keutamaan beliau pada hari kiamat di hadapan seluruh makhluk.