Keutamaan Ilmu

Published by:

Dari Mu’awiyah radhiyallahu ‘anhu beliau berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

مَنْ يُرِدِ اللهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ في الدِّينِ

“Barang siapa yang Allah kehendaki kebaikan pada dirinya maka Allah akan pahamkan orang itu dalam urusan agama.” Muttafaqun ‘alaih.

Bahasa Hadits Continue reading

Akhir Kisah Diangkatnya Anak Sapi Sebagai Tuhan

Published by:

Tafsir QS. Al-A’raf: 154

Allah ta’ala berfirman:

وَلَمَّا سَكَتَ عَن مُّوسَى ٱلۡغَضَبُ أَخَذَ ٱلۡأَلۡوَاحَۖ وَفِی نُسۡخَتِهَا هُدࣰى وَرَحۡمَةࣱ لِّلَّذِینَ هُمۡ لِرَبِّهِمۡ یَرۡهَبُونَ

Dan setelah amarah Musa mereda, diambilnya (kembali) lauḥ-lauḥ (Taurat) itu, di dalam tulisannya terdapat petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang takut kepada Tuhannya. QS. Al-A’raf: 154.

Tafsir dan Penjelasan Continue reading

Keutamaan Membaca Al-Qur’an

Published by:

Dari Abu Umamah radhiyallahu ‘anhu beliau berkata: Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

اقْرَؤُوا القُرْآنَ؛ فَإنَّهُ يَأتِي يَوْمَ القِيَامَةِ شَفِيعًا لأَصْحَابِهِ

“Bacalah Al-Qur’an, karena ia akan datang memberi syafaat kepada para pembacanya pada hari kiamat nanti.” HR. Muslim.

Bahasa Hadits

شَفِيعًا
Yakni pembela yang memintakan ampunan bagi para pembacanya.

لأَصْحَابِهِ
Yakni orang yang membaca dan mengamalkan hukum -hukum dan petunjuknya.

Faidah Hadits

Keutamaan membaca al-Qur’an dan bahwasanya al-Qur’an akan memintakan syafaat di hari kiamat nanti bagi pembacanya yang mengamalkan isinya.

Wallahu ‘alam bi as-shawab.

Rujukan:
al-Bugha, Dr. Musthafa dkk. Nuzhatul Muttaqin Syarh Riyadhus Shalihin.

Balasan Bagi Orang – Orang Yang Zhalim Yang Menjadikan Anak Sapi Sebagai Tuhan dan Diterimanya Taubat Orang – Orang Yang Bertaubat

Published by:

Tafsir QS. Al-A’raf: 152 – 153

Allah ta’ala berfirman:

إِنَّ ٱلَّذِینَ ٱتَّخَذُوا۟ ٱلۡعِجۡلَ سَیَنَالُهُمۡ غَضَبࣱ مِّن رَّبِّهِمۡ وَذِلَّةࣱ فِی ٱلۡحَیَوٰةِ ٱلدُّنۡیَاۚ وَكَذَ ٰ⁠لِكَ نَجۡزِی ٱلۡمُفۡتَرِینَ * وَٱلَّذِینَ عَمِلُوا۟ ٱلسَّیِّـَٔاتِ ثُمَّ تَابُوا۟ مِنۢ بَعۡدِهَا وَءَامَنُوۤا۟ إِنَّ رَبَّكَ مِنۢ بَعۡدِهَا لَغَفُورࣱ رَّحِیمࣱ

Sesungguhnya orang-orang yang menjadikan (patung) anak sapi (sebagai sembahannya), kelak akan menerima kemurkaan dari Tuhan mereka dan kehinaan dalam kehidupan di dunia. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat kebohongan. Dan orang-orang yang telah mengerjakan kejahatan, kemudian bertaubat dan beriman niscaya setelah itu Tuhanmu Maha Pengampun, Maha Penyayang. QS. Al-A’raf: 152 – 153.

Tafsir dan Penjelasan Continue reading

Sunnahnya Keluar (Untuk Bepergian) Pada Hari Kamis Dan Di Permulaan Siang Harinya

Published by:

Dari Ka’ab bin Malik radhiyallahu ‘anhu:

أنَّ النبيَّ صلى الله عليه وسلم خَرَجَ في غَزْوَةِ تَبُوكَ يَوْمَ الخَمِيس، وَكَانَ يُحِبُّ أنْ يَخْرُجَ يَوْمَ الْخَميسِ

Bahwa Nabi ﷺ keluar pada perang Tabuk di hari Kamis dan adalah beliau suka apabila keluar (bepergian) pada hari Kamis. HR. Bukhari.

Dalam riwayat lain,

لقَلَّمَا كَانَ رسولُ الله صلى الله عليه وسلم يَخْرُجُ إِلا في يَوْمِ الخَمِيسِ.

Sungguh sedikit sekali apabila Rasulullah ﷺ keluar untuk bepergian melainkan beliau melakukannya pada hari Kamis. HR. Bukhari.

Faidah Hadits Continue reading

Kemarahan Musa dan Teguran Kerasnya Kepada Harun Karena Anak Sapi Diangkat Sebagai Tuhan

Published by:

Tafsir QS. Al-A’raf: 150 – 151

Allah ta’ala berfirman:

وَلَمَّا رَجَعَ مُوسَىٰۤ إِلَىٰ قَوۡمِهِۦ غَضۡبَـٰنَ أَسِفࣰا قَالَ بِئۡسَمَا خَلَفۡتُمُونِی مِنۢ بَعۡدِیۤۖ أَعَجِلۡتُمۡ أَمۡرَ رَبِّكُمۡۖ وَأَلۡقَى ٱلۡأَلۡوَاحَ وَأَخَذَ بِرَأۡسِ أَخِیهِ یَجُرُّهُۥۤ إِلَیۡهِۚ قَالَ ٱبۡنَ أُمَّ إِنَّ ٱلۡقَوۡمَ ٱسۡتَضۡعَفُونِی وَكَادُوا۟ یَقۡتُلُونَنِی فَلَا تُشۡمِتۡ بِیَ ٱلۡأَعۡدَاۤءَ وَلَا تَجۡعَلۡنِی مَعَ ٱلۡقَوۡمِ ٱلظَّـٰلِمِینَ * قَالَ رَبِّ ٱغۡفِرۡ لِی وَلِأَخِی وَأَدۡخِلۡنَا فِی رَحۡمَتِكَۖ وَأَنتَ أَرۡحَمُ ٱلرَّ ٰ⁠حِمِینَ

Dan ketika Musa telah kembali kepada kaumnya, dengan marah dan sedih hati dia berkata, “Alangkah buruknya perbuatan yang kamu kerjakan selama kepergianku! Apakah kamu hendak mendahului janji Tuhanmu? Musa pun melemparkan lauh-lauh (Taurat) itu dan memegang kepala saudaranya (Harun) sambil menarik ke arahnya. (Harun) berkata, “Wahai anak ibuku! Kaum ini telah menganggapku lemah dan hampir saja mereka membunuhku, sebab itu janganlah engkau menjadikan musuh-musuh menyoraki melihat kemalanganku, dan janganlah engkau jadikan aku sebagai orang-orang yang zalim.” Dia (Musa) berdoa, “Ya Tuhanku, ampunilah aku dan saudaraku dan masukkanlah kami ke dalam rahmat Engkau, dan Engkau adalah Maha Penyayang dari semua penyayang.” QS. Al-A’raf: 150 – 151.

Tafsir dan Penjelasannya Continue reading

Menjenguk Orang Yang Sakit

Published by:

Dari al-Bara’ bin ‘Azib radhiyallahu ‘anhuma beliau berkata:

أمَرَنَا رسولُ الله صلى الله عليه وسلم بعِيَادَةِ الْمَريضِ، وَاتِّبَاعِ الجَنَازَةِ، وَتَشْمِيتِ العَاطِسِ، وَإبْرَارِ الْمُقْسِمِ، وَنَصْرِ المَظْلُومِ، وَإجَابَةِ الدَّاعِي، وَإفْشَاءِ السَّلاَمِ

Rasulullah ﷺ memerintahkan kami untuk menjenguk orang yang sakit, mengiringi jenazah, mendoakan orang yang bersin, menepati sumpah, menolong orang yang terzalimi, memenuhi undangan, dan menebarkan salam.” Muttafaqun ‘alaih.

Bahasa Hadits Continue reading