Category Archives: Hadits

Sunnahnya Berziarah Kubur Bagi Laki – Laki

Published by:

Dari Buraidah radhiyallahu ‘anhu beliau berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

نَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ الْقُبُورِ فَزُورُوهَا

“Dahulu aku melarang kalian untuk ziarah kubur, maka sekarang ziarahilah.”

Dalam satu riwayat:

فَمَنْ أرَادَ أَنْ يَزُورَ القُبُورَ فَلْيَزُرْ؛ فإنَّهَا تُذَكِّرُنَا الآخِرَةَ

“Maka barangsiapa yang ingin berziarah kubur, maka berziarahlah, sebab ziarah kubur itu dapat mengingatkan kita kepada akhirat.”

Faidah Hadits Continue reading

Mengingat Kematian dan Pendek Angan – Angan

Published by:

Dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma beliau berkata: Rasulullah ﷺ pernah memegang pundakku dan bersabda:

كُنْ فِي الدُّنْيَا كَأَنَّكَ غَرِيبٌ أَوْ عَابِرُ سَبِيلٍ

“Jadilah kamu di dunia ini seakan-akan orang asing atau seorang pengembara.”

Ibnu Umar juga berkata:

إِذَا أَمْسَيْتَ فَلَا تَنْتَظِرْ الصَّبَاحَ وَإِذَا أَصْبَحْتَ فَلَا تَنْتَظِرْ الْمَسَاءَ وَخُذْ مِنْ صِحَّتِكَ لِمَرَضِكَ وَمِنْ حَيَاتِكَ لِمَوْتِكَ

“Bila kamu berada di sore hari, maka janganlah kamu menunggu datangnya waktu pagi, dan bila kamu berada di pagi hari, maka janganlah menunggu waktu sore, pergunakanlah waktu sehatmu sebelum sakitmu, dan hidupmu sebelum matimu.” HR. Bukhari.

Bahasa Hadits Continue reading

Keutamaan Orang Kaya Yang Bersyukur

Published by:

Dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda:

لَا حَسَدَ إِلَّا فِي اثْنَتَيْنِ رَجُلٌ آتَاهُ اللَّهُ مَالًا فَسُلِّطَ عَلَى هَلَكَتِهِ فِي الْحَقِّ وَرَجُلٌ آتَاهُ اللَّهُ الْحِكْمَةَ فَهُوَ يَقْضِي بِهَا وَيُعَلِّمُهَا

“Tidak diperbolehkan hasad kecuali terhadap dua hal; (yaitu terhadap) seseorang yang Allah berikan harta lalu dia menguasainya dan membelanjakannya di jalan kebenaran, serta seseorang yang Allah berikan hikmah lalu dia mengamalkan dan mengajarkannya kepada orang lain”. HR. Bukhari dan Muslim.

Bahasa Hadits Continue reading

Berlomba – Lomba Dalam Perkara Akhirat dan Memperbanyak Jalan Berkah

Published by:

Dari Sahl bin Sa’d radhiyallahu ‘anhu:

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أُتِيَ بِشَرَابٍ فَشَرِبَ مِنْهُ وَعَنْ يَمِينِهِ غُلَامٌ وَعَنْ يَسَارِهِ أَشْيَاخٌ فَقَالَ لِلْغُلَامِ أَتَأْذَنُ لِي أَنْ أُعْطِيَ هَؤُلَاءِ فَقَالَ الْغُلَامُ لَا وَاللَّهِ لَا أُوثِرُ بِنَصِيبِي مِنْكَ أَحَدًا قَالَ فَتَلَّهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي يَدِهِ

Bahwa Rasulullah ﷺ diberi air minum, lalu beliau meminumnya. Di sebelah kanan beliau ada seorang anak kecil sedangkan di sebelah kiri beliau ada beberapa orang tua. Maka beliau bertanya kepada anak kecil tersebut, “Apakah kamu mengizinkan aku untuk memberikan air minum ini kepada mereka (orang tua) terlebih dahulu?” Anak kecil tersebut menjawab; ‘Tidak, demi Allah aku tidak akan mendahulukan seorangpun dariku untuk mendapatkan bagianku.’ Lalu Rasulullah ﷺ memberikan kepadanya. HR. Bukhari dan Muslim.

Anak kecil tersebut adalah Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu.

Bahasa Hadits Continue reading

Lebih Mengutamakan dan Menyenangkan Orang Lain

Published by:

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata:

جَاءَ رَجُلٌ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنِّي مَجْهُودٌ فَأَرْسَلَ إِلَى بَعْضِ نِسَائِهِ فَقَالَتْ وَالَّذِي بَعَثَكَ بِالْحَقِّ مَا عِنْدِي إِلَّا مَاءٌ ثُمَّ أَرْسَلَ إِلَى أُخْرَى فَقَالَتْ مِثْلَ ذَلِكَ حَتَّى قُلْنَ كُلُّهُنَّ مِثْلَ ذَلِكَ لَا وَالَّذِي بَعَثَكَ بِالْحَقِّ مَا عِنْدِي إِلَّا مَاءٌ فَقَالَ مَنْ يُضِيفُ هَذَا اللَّيْلَةَ رَحِمَهُ اللَّهُ فَقَامَ رَجُلٌ مِنْ الْأَنْصَارِ فَقَالَ أَنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ فَانْطَلَقَ بِهِ إِلَى رَحْلِهِ فَقَالَ لِامْرَأَتِهِ هَلْ عِنْدَكِ شَيْءٌ قَالَتْ لَا إِلَّا قُوتُ صِبْيَانِي قَالَ فَعَلِّلِيهِمْ بِشَيْءٍ فَإِذَا دَخَلَ ضَيْفُنَا فَأَطْفِئْ السِّرَاجَ وَأَرِيهِ أَنَّا نَأْكُلُ فَإِذَا أَهْوَى لِيَأْكُلَ فَقُومِي إِلَى السِّرَاجِ حَتَّى تُطْفِئِيهِ قَالَ فَقَعَدُوا وَأَكَلَ الضَّيْفُ فَلَمَّا أَصْبَحَ غَدَا عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ قَدْ عَجِبَ اللَّهُ مِنْ صَنِيعِكُمَا بِضَيْفِكُمَا اللَّيْلَةَ

“Seorang laki-laki datang kepada Rasulullah ﷺ lalu dia berkata, ‘Aku berada dalam kesulitan (susah hidup dan lapar).’ Maka beliau bawa orang itu ke rumah sebagian istri-istri beliau, maka berkatalah istri beliau: ‘Demi Allah yang mengutus Anda dengan kebenaran, tidak ada apa – apa padaku selain air.’ Kemudian beliau bawa orang itu kepada istri beliau yang lain, begitulah jawaban mereka masing-masing hingga seluruh istri beliau mengatakan dengan jawaban yang sama: ‘Demi Allah yang mengutus Anda dengan kebenaran, tidak ada apa – apa padaku selain air.’

Lalu beliau bersabda kepada para sahabat: ‘Siapa yang bersedia menjamu tamu malam ini niscaya dia diberi rahmat oleh Allah Ta’ala.’ Maka berdirilah seorang laki-laki Anshar seraya berkata; ‘Aku, ya Rasulullah! ‘ kemudian dibawalah orang itu ke rumahnya. Dia bertanya kepada istrinya; ‘Adakah engkau sedia makanan? ‘ Jawab istrinya; ‘Tidak ada, kecuali makanan anak-anakku.’ Katanya; ‘Alihkan perhatian mereka dengan apa saja. Dan bila tamu kita telah datang, matikanlah lampu dan tunjukkan kepadanya bahwa kita seolah-olah ikut makan bersamanya. Caranya bila dia telah mulai makan, berdirilah ke dekat lampu lalu padamkan. Maka duduklah mereka, dan sang tamu pun makan. Setelah pagi hari, sahabat tersebut bertemu dengan Nabi ﷺ. Lalu kata beliau: ‘Sungguh Allah kagum dengan cara kamu berdua melayani tamu kalian tadi malam’. HR. Bukhari dan Muslim.

Bahasa Hadits Continue reading

Kedermawanan, Kemurahan Hati, dan Infak Dalam Kebaikan

Published by:

Dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda:

لَا حَسَدَ إِلَّا فِي اثْنَتَيْنِ رَجُلٌ آتَاهُ اللَّهُ مَالًا فَسُلِّطَ عَلَى هَلَكَتِهِ فِي الْحَقِّ وَرَجُلٌ آتَاهُ اللَّهُ الْحِكْمَةَ فَهُوَ يَقْضِي بِهَا وَيُعَلِّمُهَا

“Tidak diperbolehkan hasad kecuali terhadap dua hal; (yaitu terhadap) seseorang yang Allah berikan harta lalu dia menguasainya dan membelanjakannya di jalan kebenaran, serta seseorang yang Allah berikan hikmah lalu dia mengamalkan dan mengajarkannya kepada orang lain”. HR. Bukhari dan Muslim.

Maknanya: sudah seharusnya seseorang tidak dibuat iri hati atau cemburu kecuali atas salah satu dari dua tabiat tersebut.

Bahasa Hadits Continue reading

Anjuran Untuk Makan Dari Hasil Usaha Tangan Sendiri Dan Menjaga Diri Dari Meminta Serta Menuntut Agar Diberi

Published by:

Dari Abdullah bin Zubair bin al-Awwam radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

لَأَنْ يَأْخُذَ أَحَدُكُمْ أَحْبُلَهُ فَيَأْتِيَ بِحُزْمَةِ الْحَطَبِ عَلَى ظَهْرِهِ فَيَبِيعَهَا فَيَكُفَّ اللَّهُ بِهَا وَجْهَهُ خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَنْ يَسْأَلَ النَّاسَ أَعْطَوْهُ أَوْ مَنَعُوهُ

Sungguh seorang dari kalian yang mengambil talinya lalu dia mencari seikat kayu bakar dan dibawa dengan punggungnya kemudian dia menjualnya lalu Allah mencukupkannya dengan kayu itu lebih baik baginya daripada dia meminta-minta kepada manusia, baik manusia itu memberinya atau menolaknya. HR. Bukhari.

Bahasa Hadits Continue reading