Tag Archives: Fiqh

Bersiwak (Menggosok Gigi)

Published by:

Disukai untuk bersiwak dalam setiap keadaan kecuali setelah waktu zawal (bergesernya matahari dari tengah – tengah / masuk waktu zhuhur) bagi orang yang sedang berpuasa.

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda:

السِّوَاكُ مَطْهَرَةٌ لِلْفَمِ مَرْضَاةٌ لِلرَّبِّ

“Bersiwak menjadikan mulut bersih, dan mendapat ridha Allah.” (HR. an-Nasa’I, Iman an-Nawawi mengatakan bahwa hadits ini hadits shahih). Continue reading

Bejana dari Emas dan Perak

Published by:

Tidak diperbolehkan untuk menggunakan bejana yang terbuat dari emas dan perak, yang diperbolehkan adalah menggunakan bejana yang terbuat dari selain keduanya.

Diriwayatkan dari Khudzaifah bin al-Yaman radhiyallahu ‘anhu beliau berkata: aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

لَا تَلْبَسُوا الْحَرِيرَ وَلَا الدِّيبَاجَ وَلَا تَشْرَبُوا فِي آنِيَةِ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَلَا تَأْكُلُوا فِي صِحَافِهَا فَإِنَّهَا لَهُمْ فِي الدُّنْيَا وَلَنَا فِي الْآخِرَةِ

Janganlah kalian memakai sutera atau Dibaj (kain bersulam sutera), jangan minum dari bejana emas dan perak, dan jangan makan di baskom mereka, sesungguhnya barang-barang itu adalah untuk mereka (orang kafir) di dunia dan untuk kita di akhirat kelak. (HR. Bukhari & Muslim). Continue reading

Kulit Bangkai

Published by:

Kulit bangkai binatang dapat menjadi suci dengan disamak, kecuali kulit anjing dan babi, serta kulit hewan yang lahir dari perkawinan silang keduanya atau dari salah satunya.

Dari Abdullah bin Abbas beliau berkata, Saya mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

إِذَا دُبِغَ الْإِهَابُ فَقَدْ طَهُرَ

“Apabila kulit telah disamak, maka sungguh ia telah suci.” (HR. Muslim) Continue reading

Jenis – Jenis Air

Published by:

Jenis – jenis air ada empat macam:

  1. Air yang suci menyucikan dan tidak makruh untuk bersuci. Air ini disebut dengan air muthlak.

Asal tentang kesucian air muthlak adalah hadits yang diriwayatkan oleh al-Bukhari dan yang lainnya dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu beliau berkata:

أَنَّ أَعْرَابِيًّا بَالَ فِي الْمَسْجِدِ فَثَارَ إِلَيْهِ النَّاسُ ليَقَعُوا بِهِ فَقَالَ لَهُمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَعُوهُ وَأَهْرِيقُوا عَلَى بَوْلِهِ ذَنُوبًا مِنْ مَاءٍ أَوْ سَجْلًا مِنْ مَاءٍ فَإِنَّمَا بُعِثْتُمْ مُيَسِّرِينَ وَلَمْ تُبْعَثُوا مُعَسِّرِينَ

Seorang Arab badui kencing di Masjid, maka orang-orang pun segera menuju kepadanya dan menghardiknya, kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda kepada mereka: “Biarkanlah dia, dan guyurlah air kencingnya dengan seember air, sesungguhnya kalian diutus untuk memudahkan bukan untuk mempersulit.” Continue reading

Air yang Boleh Digunakan Untuk Bersuci

Published by:

Air yang boleh digunakan untuk bersuci ada tujuh macam:

  1. Air yang turun dari langit (air hujan).
  2. Air laut.
  3. Air sungai.
  4. Air sumur.
  5. Air mata air.
  6. Air salju.
  7. Air embun.

Dimungkinkan untuk dikatakan secara ringkas: bahwa air yang dapat digunakan untuk bersuci adalah air yang keluar dari bumi atau air yang turun dari langit. Adapun dalil bolehnya bersuci dengan air – air tersebut adalah: Continue reading