Tag Archives: Fiqh

Tata Cara Menguburkan Jenazah

1. Jenazah dikuburkan dalam liang lahat dengan menghadap ke kiblat.

Sahabat Sa’ad bin Abi Waqqash berkata di waktu sakit yang menyebabkan kematiannya:

الْحَدُوا لِي لَحْدًا وَانْصِبُوا عَلَيَّ اللَّبِنَ نَصْبًا كَمَا صُنِعَ بِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

“Buatkan bagiku lahad dan susunkan batu-batu di atas kuburanku sebagaimana yang diperbuat pada kuburan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.” HR. Muslim.

Lahad itu adalah celah di bagian bawah samping arah kiblat dari kubur. Continue reading

Tata Cara Sholat Jenazah

Shalat jenazah dilaksanakan dengan empat kali takbir.

Imam Bukhari dan Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu:

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَعَى النَّجَاشِيَّ فِي الْيَوْمِ الَّذِي مَاتَ فِيهِ وَخَرَجَ بِهِمْ إِلَى الْمُصَلَّى فَصَفَّ بِهِمْ وَكَبَّرَ عَلَيْهِ أَرْبَعَ تَكْبِيرَاتٍ

“Bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam mengumumkan kematian An-Najasyi pada hari kematiannya lalu Beliau keluar bersama mereka menuju tanah lapang kemudian Beliau membariskan mereka dalam shaf lalu Beliau bertakbir empat kali”. Continue reading

Hukum Senandung Sholawat Kaum Wanita Di Atas Panggung Sebelum Tabligh Akbar

Persoalan:
Di beberapa tempat terdapat acara keIslaman (tabligh akbar dll) yang diawali dengan penampilan sekelompok kaum wanita membawakan senandung nasyid (nyanyian, sholawat, dsb) diiringi rebana di atas panggung yang disaksikan oleh seluruh jama’ah (laki – laki maupun wanita). Apakah hukum bagi acara yang demikian itu?

Penjelasan:

Bismillah wassholatu wassalamu ‘ala Rasulillah, ‘amma ba’du.

Terkait salah satu rangkaian acara yang ditanyakan, perlu dibahas hal – hal sebagai berikut:

1. Apa hukumnya membaca sholawat sebagai acara pembuka? Continue reading

Hukum Sholat Berjama’ah Di Masjid Bagi Kaum Wanita

Soal:

Apa hukumnya wanita keluar dari rumahnya menuju ke masjid untuk menghadiri sholat berjama’ah? Dan apa hukumnya adanya tempat khusus di dalam masjid bagi sholat jama’ahnya wanita, bangunannya dibangun menggunakan metode modern serta menggunakan pengeras suara?

Jawab:

Penulis kitab ‘Umdatus Salik wa ‘Uddatun Nasikin dalam Bab Sholatul Jama’ah berkata: makruh hadir ke masjid bagi المُشْتَهَاة atau pemudi (yakni perempuan yang berhasrat kepada laki -laki, umumnya anak perempuan yang berusia 9 tahun ke atas), tidak makruh bagi selain keduanya ketika aman dari fitnah. Continue reading

Cara Memandikan dan Mengkafani Mayit

Mayit dimandikan dengan jumlah ganjil, pada awalnya dimandikan dengan daun bidara dan pada akhirnya dengan sesuatu dari kamper/kapur barus.

Dalil yang menunjukkan kepada yang demikian itu adalah hadits yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim dari Ummu ‘Athiyah al-Anshari beliau berkata: Continue reading

Hal – Hal Yang Wajib Dilakukan Terhadap Mayit

Ada empat hal yang harus dilakukan terhadap mayit yaitu:

1. Memandikannya.
2. Mengkafaninya.
3. Menyolatkannya.
4. Menguburkannya.

Kaum muslimin berijma’ atau bersepakat akan wajibnya keempat hal tersebut dengan tingkat kewajiban fardhu kifayah. Dalil atas wajibnya hal tersebut adalah ijma’ yang didasarkan kepada apa yang terdapat dalam hadits – hadits yang akan kita bahas sebagiannya pada pembahasan selanjutnya.

Wallahu ‘alam bi as-shawab.

Rujukan:
al-Bugha, Dr. Musthafa Diib. At-Tadzhib fii Adillat Matan al-Ghayah wa at-Taqrib.