Hakikat Seorang Muslim Dan Hakikat Orang Yang Berhijrah

Dari Abdullah bin ‘Amru dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda:

الْمُسْلِمُ مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُونَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ وَالْمُهَاجِرُ مَنْ هَجَرَ مَا نَهَى اللَّهُ عَنْهُ

“Seorang muslim adalah orang yang Kaum Muslimin selamat dari lisan dan tangannya, dan seorang Muhajir adalah orang yang meninggalkan apa yang dilarang oleh Allah”. HR. Bukhari.

Penjelasan Lafadz – Lafadz Hadits Continue reading

Cabang – Cabang Keimanan

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda:

الْإِيمَانُ بِضْعٌ وَسِتُّونَ شُعْبَةً وَالْحَيَاءُ شُعْبَةٌ مِنْ الْإِيمَانِ

“Iman memiliki lebih dari enam puluh cabang, dan malu adalah bagian dari iman”. HR. Bukhari.

Penjelasan Lafadz – Lafadz Hadits

بِضْعٌ
Adalah sebuah kata yang digunakan untuk menunjukkan jumlah antara 3 hingga 10. Kita katakan: Continue reading

Islam Dibangun Di Atas Lima Perkara – Shahih Bukhari Kitabul Iman

Dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhu beliau berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

بُنِيَ الْإِسْلَامُ عَلَى خَمْسٍ شَهَادَةِ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ وَإِقَامِ الصَّلَاةِ وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ وَالْحَجِّ وَصَوْمِ رَمَضَانَ

“Islam dibangun diatas lima (perkara); persaksian tidak ada tuhan selain Allah dan sesungguhnya Muhammad utusan Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, haji dan puasa Ramadhan”. HR. Bukhari.

Penjelasan Lafadz – Lafadznya Continue reading

Pendahuluan Pembahasan Kitabul Iman Shahih Bukhari (Bagian 4)

Pada pembahasan ketiga sebelumnya telah dibahas mengenai seputar bertambah dan berkurangnya keimanan serta amal – amal sholih yang merupakan bagian dari keimanan. Pada pembahasan kali ini dibahas bahwa melaksanakan syariat seluruhnya itu adalah bagian daripada keimanan.

Mujahid berkata berkenaan dengan ayat:

شَرَعَ لَكُمْ مِنَ الدِّينِ

“Dia (Allah) telah mensyariatkan kepadamu agama” QS. As-Syura : 13.

Yakni Aku wasiatkan kepada engkau wahai Muhammad dan juga kepada mereka para nabi, agama yang satu.

Imam as-Syafi’i dan Imam Ahmad serta yang lainnya berdalil bahwasanya amal – amal itu termasuk dalam iman dengan ayat ini: Continue reading

Pendahuluan Pembahasan Kitabul Iman Shahih Bukhari (Bagian 2)

Setelah dibahas pada bagian pertama bahwa iman itu adalah perkataan dan perbuatan, bertambah dan berkurang, kita lanjutkan lagi pembahasannya sebagai berikut:

Imam Bukhari mengatakan bahwa cinta dan benci karena Allah termasuk bagian dari iman. Ungkapan ini adalah lafadz hadits yang dikeluarkan oleh Abu Dawud dari hadits Abi Umamah dan dari hadits Abi Dzar, lafadznya adalah:

أَفْضَلُ الْأَعْمَالِ الْحُبُّ فِي اللَّهِ وَالْبُغْضُ فِي اللَّهِ

“Sebaik-baik amal adalah cinta karena Allah dan benci karena Allah.” HR. Abu Dawud. Continue reading

Pendahuluan Pembahasan Kitabul Iman Shahih Bukhari (Bagian 1)

Makna iman secara bahasa adalah at-tashdīq (التَّصْدِيقُ) atau membenarkan. Makna iman secara syar’i adalah membenarkan rasul pada apa saja yang ia bawa dari Rabb-nya. Ini adalah yang disepakati.

Imam al-Bukhari menyampaikan bahwa:

وَهُوَ قَوْلٌ وَفِعْلٌ وَيَزِيدُ وَيَنْقُصُ

“(Iman) itu adalah perkataan dan perbuatan, dapat bertambah dan dapat berkurang. Continue reading