Category Archives: Tafsir

Dosa Syirik Tidak Akan Diampuni Oleh Allah

Published by:

Ibnu Mundzir meriwayatkan dari Abu Mijlaz beliau berkata: ketika turun firmanNya:

(قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَىٰ أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ)

Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. QS. Az-Zumar 53.

Nabi kemudian naik ke atas mimbar dan membacakannya kepada manusia. Kemudian seorang laki – laki berdiri dan berkata: dan syirik kepada Allah? Kemudian beliau diam. Kemudian laki – laki tersebut berdiri lagi dan berkata: Wahai Rasulullah, dan syirik kepada Allah ta’ala? Kemudian beliau diam dua kali atau tiga kali, lalu turunlah ayat: Continue reading

Menunaikan Amanah

Published by:

Makna amanah secara bahasa adalah sesuatu yang dipercayakan oleh orang lain kepada seseorang. Secara umum amanah adalah seluruh hak – hak yang berkaitan dengan tanggung jawab manusia terhadap Allah, terhadap manusia lainnya, atau terhadap dirinya sendiri.

Allah ta’ala memerintahkan kepada kaum muslimin untuk menunaikan amanah kepada yang berhak. Setiap muslim memiliki amanah atau tanggungjawab dan harus mengambil apa yang telah dipercayakan tersebut baik itu dalam hak dirinya, hak hamba – hamba yang lain, dan juga hak Rabbnya. Continue reading

Wajib Taat Kepada Allah, RasulNya, dan Ulil Amri

Published by:

Dalam QS. An-Nisa’ 59, Allah ta’ala memerintahkan kepada kita untuk taat kepada Allah dengan melaksanakan hukum – hukumnya, kemudian mentaati Rasul yang menerangkan hukum – hukum Rabbnya, dan juga mentaati ulil amri. Allah ta’ala berfirman:

(يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ ۖ فَإِنْ تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۚ ذَٰلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلًا)

Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya. QS. An-Nisa’ 59.

Siapakah Ulil Amri itu? Continue reading

Kaum Yahudi & Nasrani Menyembunyikan Ayat – Ayat Allah

Published by:

Suatu ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pernah didatangi sekelompok orang Yahudi yang bertanya tentang rajam, lalu nabi bertanya: siapakah di antara kalian yang paling banyak ilmunya? Lalu mereka menunjuk Ibnu Shuriya, maka Nabi meminta Ibnu Shuriya untuk mengatakan (tentang rajam yang sebenarnya) demi Dzat yang telah menurunkan Taurat kepada Musa, yang telah mengangkat gunung Thursina dan perjanjian-perjanjian yang diambil atas mereka, hingga akhirnya Ibnu Shuriya bergemetar dan mengatakan: manakala banyak terjadi pada kami, kami menjilidnya seratus kali, kami potong kepala mereka dan menghukum rajam. Maka Allah subhanahu wa ta’ala menurunkan ayat: Continue reading

Pelanggaran Kaum Nashrani

Published by:

Allah ta’ala menyebutkan perjanjian-Nya bersama dengan kaum Nashara sebagai berikut:

وَمِنَ الَّذِينَ قَالُوا إِنَّا نَصَارَىٰ أَخَذْنَا مِيثَاقَهُمْ

“Dan diantara orang-orang yang mengatakan: “Sesungguhnya kami ini orang-orang Nasrani”, ada yang telah kami ambil perjanjian mereka…” QS. Al-Ma’idah : 14. Continue reading

Pelanggaran Kaum Yahudi

Published by:

وَلَقَدْ أَخَذَ اللَّهُ مِيثَاقَ بَنِي إِسْرَائِيلَ وَبَعَثْنَا مِنْهُمُ اثْنَيْ عَشَرَ نَقِيبًا ۖ وَقَالَ اللَّهُ إِنِّي مَعَكُمْ ۖ لَئِنْ أَقَمْتُمُ الصَّلَاةَ وَآتَيْتُمُ الزَّكَاةَ وَآمَنْتُمْ بِرُسُلِي وَعَزَّرْتُمُوهُمْ وَأَقْرَضْتُمُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا لَأُكَفِّرَنَّ عَنْكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَلَأُدْخِلَنَّكُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ ۚ فَمَنْ كَفَرَ بَعْدَ ذَٰلِكَ مِنْكُمْ فَقَدْ ضَلَّ سَوَاءَ السَّبِيلِ

Dan sungguh, Allah telah mengambil perjanjian dari Bani Israil dan Kami telah mengangkat dua belas orang pemimpin di antara mereka. Dan Allah berfirman, “Aku bersamamu.” Sungguh, jika kamu melaksanakan salat dan menunaikan zakat serta beriman kepada rasul-rasul-Ku dan kamu bantu mereka dan kamu pinjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, pasti akan Aku hapus kesalahan-kesalahanmu, dan pasti akan Aku masukkan ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Tetapi barangsiapa kafir di antaramu setelah itu, maka sesungguhnya dia telah tersesat dari jalan yang lurus.” QS. Al-Ma’idah: 12.

فَبِمَا نَقْضِهِمْ مِيثَاقَهُمْ لَعَنَّاهُمْ وَجَعَلْنَا قُلُوبَهُمْ قَاسِيَةً ۖ يُحَرِّفُونَ الْكَلِمَ عَنْ مَوَاضِعِهِ ۙ وَنَسُوا حَظًّا مِمَّا ذُكِّرُوا بِهِ ۚ وَلَا تَزَالُ تَطَّلِعُ عَلَىٰ خَائِنَةٍ مِنْهُمْ إِلَّا قَلِيلًا مِنْهُمْ ۖ فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاصْفَحْ ۚ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ

(Tetapi) karena mereka melanggar janjinya, maka Kami melaknat mereka, dan Kami jadikan hati mereka keras membatu. Mereka suka mengubah firman (Allah) dari tempatnya, dan mereka (sengaja) melupakan sebagian pesan yang telah diperingatkan kepada mereka. Engkau (Muhammad) senantiasa akan melihat pengkhianatan dari mereka kecuali sekelompok kecil di antara mereka (yang tidak berkhianat), maka maafkanlah mereka dan biarkan mereka. Sungguh, Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik. QS. Al-Ma’idah: 13.

Tafsir dan Penjelasan Continue reading

Mengingat Nikmat Allah Atas Rasul dan Kaum Muslimin

Published by:

Ibnu Jarir at-Thabari mengeluarkan riwayat dari ‘Ikrimah dan Yazid bin Abi Ziyad bahwa suatu ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam keluar bersama Abu Bakar, Utsman, ‘Ali, Thalhah, dan ‘Abdur Rahman bin ‘Auf. Mereka masuk ke tempat Ka’ab bin al-Asyraf dan Yahudi Bani Nadhir untuk meminta mereka merealisasikan pembayaran diyat yang menimpanya. Bani Nadhir kemudian berkata: baik, duduklah hingga kami menyediakan makanan dan memberikan apa yang engkau minta kepada kami. Maka kemudian Nabi duduk. Berkatalah Huyay bin Akhthob kepada para sahabatnya: aku tidak melihat ada kesempatan yang lebih dekat daripada kesempatan sekarang ini. Lemparkanlah batu kepadanya sehingga ia terbunuh dan tidak akan engkau lihat keburukan lagi selama – lamanya. Maka mereka pun datang ke tempat tinggi hendak menimpakan batu kepada Nabi. Kemudian Allah menahan batu tersebut dari tangan – tangan mereka hingga Jibril datang di tempat itu. Maka Allah pun menurunkan ayat: Continue reading