Category Archives: Tafsir

Huruf – Huruf al-Muqaththa’ah – Tafsir Surat al-Baqarah Ayat 1

Published by:

الم

Alif Lam Mim (QS. Al-Baqarah 2:1)

Para mufassir berbeda pendapat mengenai huruf al-muqaththa’ah yang terdapat di awal beberapa surat. Di antara mereka ada yang berpendapat: hanya Allah yang memiliki ilmu mengenainya, sehingga mereka mengembalikan ilmu mengenai huruf – huruf tersebut kepada Allah serta tidak menafsirkannya, al-Qurthubi menceritakan perihal ini di dalam tafsirnya. Continue reading

Keutamaan Surat al-Baqarah – Muqaddimah Tafsir Surat al-Baqarah

Published by:

Surat al-Baqarah merupakan surat Madaniyah tanpa adanya khilaf di antara para ulama. Surat ini termasuk surat yang paling awal diturunkan di Madinah. Jumlah ayatnya 287 ayat.

Keutamaan – Keutamaan surat al-Baqarah:

  1. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

لَا تَجْعَلُوا بُيُوتَكُمْ مَقَابِرَ إِنَّ الشَّيْطَانَ يَنْفِرُ مِنْ الْبَيْتِ الَّذِي تُقْرَأُ فِيهِ سُورَةُ الْبَقَرَةِ

Janganlah kalian jadikan rumah-rumah kalian sebagai kuburan, sesungguhnya syetan itu akan lari dari rumah yang di dalamnya dibacakan surat Al Baqarah. (HR. Muslim, Ahmad, Tirmidzi, dan Nasa’i. at-Tirmidzi berkata hadits ini hadits hasan shahih). Continue reading

Tafsir Surat al-Fatihah ayat 7

Published by:

صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ

(yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat. (QS. Al-Fatihah 1:7)

Firman Allah ta’ala:

(صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ) – (yaitu) jalan orang – orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka – merupakan tafsir atas (الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ) – jalan yang lurus – pada ayat sebelumnya.

Orang – orang yang diberi nikmat oleh Allah disebutkan di dalam Surat an-Nisa’: Continue reading

Tafsir Surat al-Fatihah ayat 6

Published by:

اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ

Tunjukilah kami jalan yang lurus (QS. Al-Fatihah 1:6)

Sebagaimana disebutkan dalam ayat sebelumnya mengenai pujian atas Dzat yang dimintai pertolongan yaitu Allah tabaraka wa ta’ala, maka merupakan suatu hal yang sesuai dan pantas untuk mengikutinya dengan permintaan. Kondisi yang demikian itu merupakan kondisi yang sempurna bagi orang yang meminta yaitu meminta hajatnya setelah memuji yang dimintai. Continue reading

Tafsir Surat al-Fatihah ayat 5

Published by:

إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ

Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan. (QS. Al-Fatihah 1:5)

Arti kata (العبادةُ-ibadah) menurut bahasa adalah: diambil dari kata (الذِّلَّةِ) yang artinya tunduk atau patuh. Dikatakan: (طريقٌ مُعَبَّدٌ-jalan yang diratakan) yaitu yang menjadi rendah/rata dan bisa dilalui orang dengan cara diinjak – injak. Dikatakan juga: (بعيرٌ معبَّد) yaitu unta yang ditundukkan dengan dibanting dan diikat. Adapun menurut Syara’, ibadah adalah sesuatu yang mengumpulkan sempurnanya mahabbah (kecintaan), ketundukan, dan rasa takut. Continue reading

Tafsir Surat al-Fatihah Ayat 4

Published by:

مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ

Yang menguasai di Hari Pembalasan (QS. Al-Fatihah 1:4)

Sebagian qari’ membaca (مَلِكِ) dan sebagian lagi membaca (مَالِكِ) keduanya adalah bacaan yang shahih mutawatir. Kata (مَالِكِ) diambil dari kata (المِلك-milik) sebagaimana firman Allah ta’ala: Continue reading

Tafsir Surat al-Fatihah ayat 3

Published by:

الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang (QS. Al-Fatihah 1:3)

Al-Qurthubi berkata: sesungguhnya Dia mensifati diri-Nya dengan (الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ) setelah (رَبِّ الْعَالَمِينَ) adalah untuk menghubungkan (الترغيب بالترهيب-penyemangat/dorongan dengan ancaman) sebagaimana firman Allah ta’ala: Continue reading