Category Archives: Fiqh

Jenis – Jenis Air

Published by:

Jenis – jenis air ada empat macam:

  1. Air yang suci menyucikan dan tidak makruh untuk bersuci. Air ini disebut dengan air muthlak.

Asal tentang kesucian air muthlak adalah hadits yang diriwayatkan oleh al-Bukhari dan yang lainnya dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu beliau berkata:

أَنَّ أَعْرَابِيًّا بَالَ فِي الْمَسْجِدِ فَثَارَ إِلَيْهِ النَّاسُ ليَقَعُوا بِهِ فَقَالَ لَهُمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَعُوهُ وَأَهْرِيقُوا عَلَى بَوْلِهِ ذَنُوبًا مِنْ مَاءٍ أَوْ سَجْلًا مِنْ مَاءٍ فَإِنَّمَا بُعِثْتُمْ مُيَسِّرِينَ وَلَمْ تُبْعَثُوا مُعَسِّرِينَ

Seorang Arab badui kencing di Masjid, maka orang-orang pun segera menuju kepadanya dan menghardiknya, kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda kepada mereka: “Biarkanlah dia, dan guyurlah air kencingnya dengan seember air, sesungguhnya kalian diutus untuk memudahkan bukan untuk mempersulit.” Continue reading

Air yang Boleh Digunakan Untuk Bersuci

Published by:

Air yang boleh digunakan untuk bersuci ada tujuh macam:

  1. Air yang turun dari langit (air hujan).
  2. Air laut.
  3. Air sungai.
  4. Air sumur.
  5. Air mata air.
  6. Air salju.
  7. Air embun.

Dimungkinkan untuk dikatakan secara ringkas: bahwa air yang dapat digunakan untuk bersuci adalah air yang keluar dari bumi atau air yang turun dari langit. Adapun dalil bolehnya bersuci dengan air – air tersebut adalah: Continue reading