Category Archives: Dzikir

Apa Yang Diucapkan Ketika Melepaskan Pakaian Untuk Mandi, Tidur, Atau Yang Semisal

Published by:

Diriwayatkan kepada kami dalam Kitab Ibnu Sunni dari Anas radhiyallahu ‘anhu beliau berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

سِتْرُ ما بَيْنَ أَعْيُنِ الجِنّ وَعَوْرَاتِ بَنِي آدَمَ أنْ يَقُولَ الرَّجُلُ المُسْلِمُ إذَا أرَاد أنْ يَطْرَحَ ثِيابَهُ: باسْمِ اللَّهِ الَّذي لا إله إلا هو

“Penghalang antara pandangan mata jin dan aurat bani Adam ketika seorang muslim hendak melepaskan pakaiannya ialah dia membaca:

باسْمِ اللَّهِ الَّذي لَا إِلَه إلا هو

Bismillahilladzi laa ilaha illa huwa.
“Dengan menyebut nama Allah yang tiada sesembahan kecuali Dia”

Rujukan:
An-Nawawi dalam kitab al-Adzkar.

Doa Selamat Hari Raya Idul Fitri

Published by:

Pertanyaan:

Apa yang diucapkan Rasul shallallahu ‘alaihi wasallam ketika menemui keluarganya dan sahabat – sahabatnya di hari Ied? Apakah dibolehkan penggunaan ungkapan berikut ini:

كل سنة وأنتم بخير وعساكم من عواده

“Kullu sanah wa antum bi khair wa ‘asaakum min uwwadih” (Semoga engkau selalu dalam kebaikan sepanjang tahun dan semoga engkau bertemu lagi dengannya di tahun yang akan datang)

Juga ungkapan – ungkapan lain yang beredar saat ini? Continue reading

Tata Cara Memakai Pakaian, Sandal/Sepatu dll Serta Cara Melepaskannya

Published by:

Disukai memulai dengan bagian kanan dalam menggunakan pakaian, sandal/sepatu, celana, dan yang menyerupainya serta memulai dengan bagian kiri terlebih dahulu kemudian bagian kanan saat melepaskannya. Demikian juga dengan menggunakan celak mata, bersiwak, memotong kuku, memotong kumis, memotong bulu ketiak, mencukur rambut kepala, mengucapkan salam di akhir sholat, masuk ke dalam masjid, keluar dari toilet, berwudhu, mandi, makan, minum, berjabat tangan, menyentuh hajar aswad, mengambil suatu kebutuhan dari manusia, memberikan sesuatu kepadanya, dan yang menyerupai hal ini. Semuanya dilakukan dengan bagian kanan terlebih dahulu dan yang sebaliknya dengan bagian kiri. Continue reading

Apa Yang Diucapkan Ketika Melihat Seseorang Menggunakan Pakaian Baru?

Published by:

Diriwayatkan kepada kami dalam Shahih Bukhari dari Ummu Khalid binti Khalid radhiyallahu ‘anha beliau berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah diberi baju yang bersulam sutera, lalu beliau bersabda: “Menurut kalian siapa yang paling berhak untuk memakai kain ini?”, orang-orang pun diam. Beliau lalu bersabda: “Datangkanlah Ummu Khalid kepadaku.” Beliau lantas memberikan kain tersebut dan memakaikannya kepadanya. Setelah itu beliau bersabda: Continue reading

Doa Memakai Pakaian Atau Sepatu Baru Dan Semisalnya

Published by:

Disukai untuk membaca bismillah ( بسم الله) sebelum mengenakan pakaian ataupun sepatu dan yang lainnya, demikian pula disukai untuk membaca basmalah pada setiap amal – amal kebaikan.

Adapun doa memakai pakaian yang baru adalah sebagaimana yang diriwayatkan oleh Abu Sa’id al-Khudriy beliau berkata: “Jika Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengenakan pakaian baru beliau selalu menyebut namanya, baik itu imamah, gamis ataupun selendang. Setelah itu beliau berdoa: Continue reading

Doa Memakai Pakaian

Published by:

Disukai untuk membaca bismillah ( بسم الله) sebelum memakai pakaian demikian pula disukai untuk membaca basmalah pada setiap amal – amal kebaikan.

Diriwayatkan dalam kitab Ibnu Sunniy dari Abu Said al-Khudriy radhiyallahu ‘anhu, dan namanya adalah Sa’ad bin Malik bin Sinan: bahwa apabila Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam memakai baju qamish (kemeja atau gamis), rida’ (jubah), atau surban beliau mengucapkan: Continue reading

Doa Bangun Tidur

Published by:


الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ

“Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami, dan kepada-Nya lah tempat kembali).” HR. Bukhari.


Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

يَعْقِدُ الشَّيْطَانُ عَلَى قَافِيَةِ رَأْسِ أَحَدِكُمْ إِذَا هُوَ نَامَ ثَلَاثَ عُقَدٍ يَضْرِبُ كُلَّ عُقْدَةٍ عَلَيْكَ لَيْلٌ طَوِيلٌ فَارْقُدْ فَإِنْ اسْتَيْقَظَ فَذَكَرَ اللَّهَ انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ فَإِنْ تَوَضَّأَ انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ فَإِنْ صَلَّى انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ فَأَصْبَحَ نَشِيطًا طَيِّبَ النَّفْسِ وَإِلَّا أَصْبَحَ خَبِيثَ النَّفْسِ كَسْلَانَ

“Setan mengikat tengkuk kepala seseorang dari kalian saat dia tidur dengan tiga tali ikatan dan syaitan mengikatkannya sedemikian rupa sehingga setiap ikatan diletakkan pada tempatnya lalu (dikatakan) kamu akan melewati malam yang sangat panjang maka tidurlah dengan nyenyak. Jika dia bangun dan mengingat Allah maka lepaslah satu tali ikatan. Jika kemudian dia berwudhu’ maka lepaslah tali yang lainnya dan bila ia mendirikan shalat lepaslah seluruh tali ikatan dan pada pagi harinya ia akan merasakan semangat dan kesegaran yang menenteramkan jiwa. Namun bila dia tidak melakukan seperti itu, maka pagi harinya jiwanya merasa tidak segar dan menjadi malas beraktifitas”. HR. Bukhari dan Muslim. Continue reading