Category Archives: Aqidah

Dalil – Dalil Lain Atas Adanya Allah Ta’ala

Published by:

Di antara dalil – dalil atas adanya Allah ta’ala serta kuasa-Nya adalah pembentukan setiap manusia dengan susunan yang menakjubkan serta anggota – anggota badan yang memiliki fungsi yang detail lagi teratur. Juga penempatan jutaan sel di kepala, badan, dan panca indra serta penciptaan manusia dalam sebaik – baik bentuk dan keindahan. Allah ta’ala berfirman:

وَفِیۤ أَنفُسِكُمۡۚ أَفَلَا تُبۡصِرُونَ

“Dan (juga) pada dirimu sendiri. Maka apakah kamu tidak memperhatikan?” QS. Adz-Dzariyat: 21.

Continue reading

Sifat – Sifat Wajib dan Mustahil Bagi Para Nabi dan Rasul

Published by:

Wajib atas setiap mukallaf untuk mengetahui hal – hal yang wajib, jaiz (boleh), dan mustahil pada diri para nabi dan rasul ‘alaihimussalam sebagaimana telah dijelaskan pada pembahasan sebelum – sebelumnya. Adapun sifat – sifat yang wajib bagi para nabi dan rasul itu adalah:

1.Amanah (الأَمَانَةُ). Yakni penjagaan, dengan makna bahwasanya Allah ta’ala menjaga zhahir dan batin mereka pada saat mereka masih kecil maupun dewasa, sebelum kenabian maupun setelah kenabian, dari setiap perbuatan yang terlarang meskipun perbuatan yang makruh. Maka mereka tidaklah melakukan perbuatan yang haram, makruh, dan menyalahi keutamaan (khilaf al-aula). Mereka dapat dipercaya atas syariat Allah ta’ala. Dalil atas hal ini adalah bahwasanya Allah ta’ala memerintahkan setiap umat untuk mengikuti rasul mereka yang diutus kepada mereka dalam perkataan mereka, perbuatan mereka, dan keadaan – keadaan mereka (sungguh Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam diutus kepada manusia seluruhnya sebagaimana akan dijelaskan nanti). Apabila seorang rasul melakukan suatu perbuatan yang terlarang dalam syariatnya, maka perbuatan tersebut akan menjadi perbuatan yang diperintahkan bagi umatnya (karena mereka diperintahkan mengikuti rasul) dan pada saat yang sama perbuatan itu terlarang (karena mengikuti nash syariat). Ini adalah mustahil. Bagaimana bisa Allah memerintahkan sesuatu dan melarangnya dalam waktu yang sama. Allah tidaklah membebani hambanya dengan sesuatu yang mustahil. Allah ta’ala berfirman:

Continue reading

Sebagian Dalil – Dalil Adanya Allah Ta’ala Dan KeEsaannya

Published by:

Alam semesta adalah segala sesuatu selain Allah. Alam semesta tersusun atas jism (benda atau tubuh) dan a’radh (karakteristik dari benda). Semuanya itu ada dari ketiadaan. Allah lah yang mewujudkannya dan menciptakannya sendiri. Allah ta’ala berfirman:

وَهُوَ ٱلَّذِی یَبۡدَؤُا۟ ٱلۡخَلۡقَ ثُمَّ یُعِیدُهُ

“Dan Dialah yang memulai penciptaan, kemudian mengulanginya kembali”. QS. Ar-Rum: 27.

Nabi kita shallallahu ‘alaihi wasallam pernah ditanya mengenai permulaan urusan ini (penciptaan makhluk). Beliau bersabda:

Continue reading

Kenabian

Published by:

Ini adalah pembahasan yang kedua dari pembahasan – pembahasan ilmu tauhid. Pembicaraan di dalamnya adalah mengenai hal – hal yang berhubungan dengan para nabi ‘alaihim as-sholatu wassalam. Di dalamnya terdapat penjelasan mengenai apa saja yang wajib, mustahil, dan boleh bagi para Nabi (semoga sholawat dan salamNya tercurah kepada mereka semua).

Nabi secara syar’i adalah seorang laki – laki yang Allah wahyukan kepadanya hukum syar’i. Sama saja apakah ia diperintahkan untuk menyampaikannya ataukah tidak. Bila ia diperintahkan untuk menyampaikannya maka ia adalah Nabi sekaligus Rasul. Berdasarkan atas hal ini, dapat kami uraikan adanya seorang Nabi yang bukan Rasul yaitu ketika Allah ta’ala mengutus Jibril ‘alaihissalam kepada seseorang sehingga Jibril menyampaikan hukum – hukum untuk ia amalkan namun ia tidak diperintahkan untuk menyampaikannya kepada yang lainnya. Akan tetapi tidak dapat kami uraikan seorang Rasul yang bukan Nabi karena pada waktu turun wahyu kepadanya berdasarkan hukum syar’i ia telah menjadi seorang Nabi yakni seorang Nabi dan Rasul. Oleh karena itulah kita dapati kaum muslimin menyatakan Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam sebagai Rasul dan Nabi. Kita katakan biasanya: “Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam”. Juga kita katakan: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda”. Maksud dari kedua ungkapan tersebut adalah sama yaitu al-Habib al-Musthafa shallallahu ‘alaihi wasallam.

Continue reading

Cabang – Cabang Keimanan

Published by:

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda:

الْإِيمَانُ بِضْعٌ وَسِتُّونَ شُعْبَةً وَالْحَيَاءُ شُعْبَةٌ مِنْ الْإِيمَانِ

“Iman memiliki lebih dari enam puluh cabang, dan malu adalah bagian dari iman”. HR. Bukhari.

Penjelasan Lafadz – Lafadz Hadits

بِضْعٌ
Adalah sebuah kata yang digunakan untuk menunjukkan jumlah antara 3 hingga 10. Kita katakan: Continue reading

Islam Dibangun Di Atas Lima Perkara – Shahih Bukhari Kitabul Iman

Published by:

Dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhu beliau berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

بُنِيَ الْإِسْلَامُ عَلَى خَمْسٍ شَهَادَةِ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ وَإِقَامِ الصَّلَاةِ وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ وَالْحَجِّ وَصَوْمِ رَمَضَانَ

“Islam dibangun diatas lima (perkara); persaksian tidak ada tuhan selain Allah dan sesungguhnya Muhammad utusan Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, haji dan puasa Ramadhan”. HR. Bukhari.

Penjelasan Lafadz – Lafadznya Continue reading

Pendahuluan Pembahasan Kitabul Iman Shahih Bukhari (Bagian 4)

Published by:

Pada pembahasan ketiga sebelumnya telah dibahas mengenai seputar bertambah dan berkurangnya keimanan serta amal – amal sholih yang merupakan bagian dari keimanan. Pada pembahasan kali ini dibahas bahwa melaksanakan syariat seluruhnya itu adalah bagian daripada keimanan.

Mujahid berkata berkenaan dengan ayat:

شَرَعَ لَكُمْ مِنَ الدِّينِ

“Dia (Allah) telah mensyariatkan kepadamu agama” QS. As-Syura : 13.

Yakni Aku wasiatkan kepada engkau wahai Muhammad dan juga kepada mereka para nabi, agama yang satu.

Imam as-Syafi’i dan Imam Ahmad serta yang lainnya berdalil bahwasanya amal – amal itu termasuk dalam iman dengan ayat ini: Continue reading