Allah Tidak Zalim

Tags:

Di dalam surat an-Nisa’ 40, Allah mengabarkan kepada kita bahwasanya Allah tidak menzalimi salah seorang pun dari makhluknya pada hari kiamat meski hanya sebesar biji sawi sekalipun (mungkin jarang sekali di antara kita yang pernah melihat biji sawi karena saking remeh dan kecilnya). Bahkan Allah justru melipatgandakan balasannya apabila hal itu adalah sebuah kebaikan. Allah ta’ala berfirman:

(إِنَّ اللَّهَ لَا يَظْلِمُ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ ۖ وَإِنْ تَكُ حَسَنَةً يُضَاعِفْهَا وَيُؤْتِ مِنْ لَدُنْهُ أَجْرًا عَظِيمًا)

Sesungguhnya Allah tidak menganiaya seseorang walaupun sebesar zarrah, dan jika ada kebajikan sebesar zarrah, niscaya Allah akan melipat gandakannya dan memberikan dari sisi-Nya pahala yang besar. QS. An-Nisa’ 40.

Di dalam shahihain (Bukhari & Muslim), dari Abu Sa’id al-Khudri dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam di dalam sebuah hadits mengenai syafaat yang panjang dikatakan:

«فيقول الله عز وجل: ارجعوا، فمن وجدتم في قلبه مثقال حبة خردل من إيمان، فأخرجوه من النار»

“Maka Allah azza wa jalla berkata (pada para malaikat): kembalilah, siapa saja yang kalian temukan dalam hati mereka keimanan seberat biji sawi, maka keluarkanlah mereka dari neraka”.

Allah ta’ala tidak akan mengurangi balasan amal setiap hambanya meskipun sedikit saja. Allah juga tidak akan menghukum seseorang atas perbuatannya tanpa hak karena kezaliman itu adalah sebuah kekurangan. Allah ta’ala disifati dengan segala kesempurnaan dan Allah Maha Suci dari segala kekurangan.

Bersamaan dengan tidak dikuranginya balasan amal meski hanya seberat biji sawi, Allah justru melipatgandakan balasan kebaikan hingga sepuluh kali, tujuh ratus kali lipat, bahkan hingga kelipatan yang sangat banyak. Adapun keburukan, tidak dilipatgandakan balasannya, dan hanya diganjar dengan yang semisal saja. Sebagaimana di dalam ayat yang lain Allah berfirman:

(مَنْ جَاءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا ۖ وَمَنْ جَاءَ بِالسَّيِّئَةِ فَلَا يُجْزَىٰ إِلَّا مِثْلَهَا وَهُمْ لَا يُظْلَمُونَ)

Barangsiapa membawa amal yang baik, maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya; dan barangsiapa yang membawa perbuatan jahat maka dia tidak diberi pembalasan melainkan seimbang dengan kejahatannya, sedang mereka sedikitpun tidak dianiaya (dirugikan). QS. Al-An’am 160.

Tidak hanya melipatgandakan pahala amal kebaikan saja, Allah ta’ala juga memberikan balasan lain dari sisinya yaitu jannahNya. Hanya kepada Allah lah kita berharap serta memohon keridhoanNya dan juga surgaNya. Amiiin.

Rujukan utama: Tafsir al-Munir Syaikh Wahbah Zuhaili.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *